Andreas Tjahyadi : Awal Keahliannya Di Car Audio Dimulai Sejak Kecil

22 August 2013 Viewed 1,705 times

Jakarta BosMobil.com - Keahliannya dibidang audio yang sudah menjadi kegemarannya sejak kecil membuat Andreas Tjahyadi, seorang Technical Director PT. AudioPlus Indonesia, terus menggeluti dan mendalami serta melakukan riset dibidang audio mobil.

Kenal dan Senang Audio Sejak Kecil

“Saya sejak kecil memang sudah senang dengan audio, kalau kata papa saya, sejak umur 1 tahun sudah bisa eject dan play, dan usia 3 – 4 tahun sudah bisa main speaker dirumah,” buka pria yang biasa disapa Pak Andre, saat tim BosMobil.com berkunjung ke kantornya.

Dirinya mengatakan perihal awal mula dirinya terjun dibidang bisnis audio yang dilakukannya sejak masa sekolah SMA, “saya sejak SMA sudah coba-coba main ke toko audio, coba ganti-ganti power, dan kemudian saat kuliah saya coba menjual ke anak kos, saya beli di Jakarta kemudian saya jual di Bandung,” tutur pria kelahiran kota Malang, Jawa Timur.

“Mulai tahun 1995 saya kerja di toko audio di Green Garden Jakarta Barat, lalu tahun 1999 saya coba gabung di RPM audio, kemudian ditahun 2001 mengundurkan diri dari RPM dan coba gabung dengan AudioPlus,” ungkapnya.

Tahun 2004 Crescendo Dibuat

Saat ditanya mengenai produknya, Pak Andre mengatakan awalnya dirinya membuat produk Crescendo yaitu ditahun 2004, yang awalnya hanya ada 2 speaker dan hingga saat ini sudah memiliki banyak produk, seperti amplifier, peredam, subwoofer, dan masih banyak lainnya.

“Karena saya nggak punya produk, disitulah saya mulai membuat Crescendo ditahun 2004, dan ditahun 2005 saya gabung dengan pak Paulus di Crescendo. Supaya Crescendo lebih besar, saya coba membuat teknik marketing yang lebih baik, dengan membuat mobil untuk kompetisi dan membuat berbagai kompetisi,” katanya.

Teknik Marketing Dengan Geriliya

Namun karena pemasaran produk Crescendo yang notabene nya merupakan produk Indonesia, dirinya mengatakan perihal strategi marketingnya. “Awalnya untuk memasarkan produk kita memang sangat sulit, karena masih banyak yang belum percaya kalau ini produk indonesia, untuk itu ditahun 2002-2003 saya gencar bikin kompetisi untuk menunjukan dan memasarkan produk yang notabene nya lokal brand. Pelan-pelan masyarakat mulai percaya, karena kita juga gencar bergerilya memasarkan produk kekota-kota di Indonesia.”

Ilmu Car Audio Didapat Secara Otodidak

Saat ditanya mengenai ilmu yang dimilikinya, dirinya mengatakan bahwa semua  ilmu yang didapatnya merupakan hasil belajarnya secara otodidak. “Ilmu yang saya dapat merupakan hasil saya belajar secara otodidak, dan saya melihat cara orang instalasi car audio, saya lihat cara kerjanya, lalu kemudian saya praktekan sendiri,” ujarnya.

“Ambisi saya kedepannya yaitu kita ingin mengembangkan produk ini dengan lebih banyak line up di Crescendo dan Harmonic Harmony, kemudian mengembangkan tempat yang lebih luas, dengan tempat yang lebih besar juga otomatis fasilitas juga lebih baik, seain itu kita juga kombinasikan dengan final inspection untuk hasil akhirnya, karena kita ingin membangun mobil itu sempurna dari awal hingga akhir,” tutupnya.

 

 

Teks/Edit/Foto : Dito/Helmi/Ryan

Tags Under: Rubrik Modifikasi

total_phantom
Delapan satu 81 DS HID

Comments

Back to Top