Modifikasi Honda Civic Estilo : Powerful SR3
Jakarta, BosMobil.com - Berbekal tekad bulat Hans Gunawan ingin memiliki mobil kencang, maka dia rela menjual Honda Civic Ferio yang sebelumnya juga dipakai untuk ngebut.

“Dulu punya Civic Ferio pake mesin B-Series, tapi kepincut dengan bentuk bodi Honda Civic Estilo dan lebih enteng. Ferio kan sedan 4 pintu, dan sudah banyak yang pakai dan berkeliaran di jalan. Kalau Estilo susah menemukannya,” jelas Hans.

Agar impian terwujud, Hans memberanikan diri untuk mencari sebuah Honda Civic Estilo dan akhirnya menemukannya dari luar kota serta sudah memakai mesin B-Series. “Setelah dapet, mesin saya copot lalu dijual. Gantinya ya mesin di Civic Ferio itu, yaitu B18C dari Honda Integra DC2 Type R lengkap dengan girboks Limited Slip Differential,” jawabnya.

Sekedar informasi, B18C memiliki tenaga standar sekitar 200 HP. Tetapi tidak membuat Hans puas begitu saja, jadi dilakukan modifikasi untuk meningkatkan performa. Langkah awal dengan melakukan porting & polish yang merupakan menu wajib sebelum mengutak-atik mesin. “Tetapi head tidak dipapas karena memang sudah memiliki kompresi yang tinggi, kisaran 11,5 hehe,” jawab Hans. Setelah itu, kem bawaan harus digusur dan diganti dengan kepunyaan Spoon Sports berspek street berikut per klep dan cam gear.

Kelar urusan jeroan, berikutnya yang dilakukan modifikasi adalah seputaran intake dengan mengganti manifold dari Skunk2 lengkap dengan filter udara J’S Racing. “Ukurannya lebih besar, diharapkan udara yang masuk lebih banyak, jadi bisa lebih ngacir,” ucap pria humoris ini.

Bagian intake yang sudah diperbesar, sekarang giliran exhaust yang juga harus diperbesar diawali dengan penggunaan header J’S Racing 4-1 berdiameter 2 inci. Kemudian disambung dengan pipa tengah 2,5 inci dan berakhir pada Fujitsubo RM01 muffler yang dibikin bolt-on. “Sesuai dengan karakter mesin B-Series yang main di putaran mesin tinggi,” sambung Hans.

Untuk bagian fuel system, Hans tetap mempertahankan bawaan Honda B18C karena dirasa masih cukup. “Injector dan fuel pump masih standar, karena sudah pernah diukur dan masih cukup,” jelasnya. Untuk itu, Hans cukup mengganti fuel rail dan fuel press regulator dari AEM.

Sementara bagian pengapian, Hans hanya mengganti kabel busi bawaan dengan Spoon Sports serta menggunakan ECU P28 yang telah di-remap ditambah piggyback dari Dastek Unichip Type Q serta Vtec Driver.

Semua modifikasi yang dilakukan oleh Hans pada Honda Civic Estilo B18C nya meningkatkan tenaga menjadi 240 HP dan torsi 215 Nm.

“Tapi belum puas nih hehe, pengen upgrade internal mesin lagi. Atau mungkin ganti mesin ke K-Series,” jujur Hans. Waduh, ada yang mau jual mesin K20A Type R? Kabooor....
Cukup 15 Inci
Tenaga yang sudah cukup besar pada Honda Civic Estilo miliknya, rupanya Hans cukup memakai roda berukuran 15 inci. “Untuk bodi Honda Civic Estilo, ring 15 sudah paling pas serta cukup untuk ngebut,” ucap Hans.

Untuk modelnya, Hans memakai velg Volk Rays TE37 15x7 Inci offset 42 yang dibalut dengan Toyo Proxes R1R 195/50-R15. Faktor keselamatan pun ditunjang dengan penggantian cakram berukuran 282 mm serta kaliper Greddy 6 Pot Mini.

Kestabilan saat ngebut juga diperhatikan dengan penggunaan strutbar Cusco dan suspensi coilover Aragosta dari Honda Civic Ferio. Pemasangannya butuh pergantian Lower Control Arm (LCA) di belakang yang juga dari Skunk2 kepunyaan Civic Ferio. “LCA Ferio model garpu. Fungsinya sama saja, tetapi LCA Ferio lebih fashion,” jelas Hans.

Interior Sederhana

Hans tidak menyentuh interior secara ekstrim pada Honda Civic Estilo miliknya. Hanya saja, beberapa bagian yang dilakukan modifikasi dengan pergantian seperti setir Spoon Sports, shiftknob Skunk2, jok Bride Digo, spedomeeter putih Civic EG6 serta ditelanjanginya karpet dasar di bagian belakang. “Belakang dicopot karena gak ada yang naik juga. Terus biar dapet aura racing,” ucapnya.


Demikian juga untuk sistem audio masih terdapat pada mobil berkode SR3 ini. Sebelum pindah haluan, rupanya Hans juga pecinta audio berspesifikasi Sound Quality. Makanya doi masih memakai head unit Alpine CDE-9881 serta speaker depan 2-Way dari Crescendo Opus.

“Honda Civic Estilo ini dibangun untuk dipakai harian. Jadi sistem audio dan a/c masih perlu di jalanan Jakarta,” tutup Hans.
Data Modifikasi :
B18C Type R Engine, LSD Gearbox With 4,7 Final Gear, Porting & Polished Head Cylinder, Spoon Street Camshaft, Spoon Sports Valve Spring, Spoon Sports Cam Gear, Spoon Sports Spark Cable, Skunk2 Pro Series Intake Manifold, J’S Racing Air Filter, J’S Racing Header, 2,5 Inch Stainless Steel Pipe, Fujitsubo RM01 Muffler, AEM Fuel Rail & Fuel Press Regulator, Dastek Unichip Type Q, Koyo Radiator, Autobahn Oil Cooler, Cusco Oil Catchtank, Braided Hose, Full Wire Tuck, Volk Rays TE37 15x7 Inch Rims, Toyo Proxes R1R 195/50-R15 Tires, J’S Racing Lug Nut, 282 mm Front Discbrake, Greddy 6 Pot Brake System, Aragosta Coilover With Eibach Spring, Skunk2 Lower Control Arm, Cusco Strutbar, Rear Strutbar, Bride Digo Seats, EG6 White Cluster, Defi Black Face Tachometer, Spoon Sports Steering Wheel, Skunk2 Shiftknob, Sparco Pedals Set, Pivot Mini Turbo Timer, Pillar C Bar.
Teks/foto : DO














